Cell Phone: Konektivitas Wi-Fi unggulan OS Symbian versi 9.3.
Versi terkini sistem operasi ponsel cerdas Symbian vers 9.3 yang telah memiliki suport konektivitas Wi-Fi dipublikasikan ke hadapan media awal bulan yl. Alasan utama disediakannya fitur bawaan konektivitas Wi-Fi adalah tuntutan kebutuhan fungsionalitas konvergensi pada perangkat ponsel, hingga dengan kemudahan ini seorang pengguna ’smart-phones’ dapat bergonta-ganti pilihan konektivitas antara saluran GSM atau konektivitas Wi-Fi, dan khususnya akan menjadikan koneksi telepon berbasis VoIP akan menjadi pilihan aplikasi yang amat menggiurkan.
Menurut VP Pengembangan Produk Symbian; Jorgen Behrens, versi terbaru 9.3 ini pun dirancang memenuhi kompatibilitas sepenuhnya dengan OS Symbian versi 9 sebelumnya mirip bagaikan pergantian Windows 2000 dengan XP.
Perangkat ponsel ’smart-phones’ dengan OS Symbian vers 9.3 menurut rencana akan muncul memasuki pasar pada awal tahun 2007 y.a.d. Adapun beberapa ponsel yang telah beredar di pasar dan dilengkapi fitur Wi-Fi sementara ini keberadaannya merupakan fitur ekstra tambahan tersendiri dari manufaktur pembuat ponsel, seperti halnya Nokia dengan produk unggulan : E-61 dan E-70 dengan OS Symbian vers 9.1 atau pun Sony-Ericsson P990i (Symbian vers 9.1).
Keunggulan lain versi 9.3 ini menurut klaim pengembangan pihak Symbian, adalah fungsionalitas operasi yang lebih cepat dan responsif, khususnya dari sisi ’start-up’ serta ’synchronisation’.
Dan sesungguhnya aplikasi terbaru Symbian versi 9.3 ini diarahkan sebagai langkah lanjut upaya pengembangan proyek BT Fusion yang saat ini menggunakan teknologi BlueTooth dengan alternatif kemungkinan konektivitas Wi-Fi.
Pengembangan riset lanjutan Symbian ini pun dalam rangka perubahan sifat pengembangan OS Symbian yang selama ini berdasar atas eksklusif proprietary system —terbatas bagi perusahaan pendukung riset dan pengguna OS, a.l. produsen hp global terkemuka : Nokia, Sony-Ericsson, Siemens, Samsung— beralih menjadi platform open-source-system : Eclipse.
Langkah strategis Symbian yang hingga saat ini masih menjadi pemimpin pasar terbesar untuk piranti lunak ponsel jenis ’smart-phones’ selaras dengan studi kajian Ipsos Insight “The Face of the Web 2005″ menunjukkan, bahwa kian meningkatnya jumlah pengguna telepon seluler berusia mapan-dewasa yang mengakses Internet dengan perangkat ponsel jenis “smart-phones”. Seperti yang diungkapkan bahwa kalangan pengguna ponsel berusia mapan —usia 35 tahun ke atas— kini semakin akrab dalam penggunaan fitur canggih pada ponsel cerdas, yang antara lain didorong dengan kemudahan dan kecanggihan yang diberikan ponsel ’smart-phones’. Selain dari pada tuntutan mobilitas aktivitas masa kini dalam bekerja maupun kegiatan sehari-hari serta fenomena konvergensi teknologi yang mengarah pada sebentuk ponsel cerdas masa kini semakin menggoda adanya.
sumber: http://www.iptek.net.id